Tahukah Anda bahwa tubuh kita dapat menyembuhkan dirinya sendiri? Maka dari itu, kondisi yang seimbang dari darah yang asam/basa (alkaline) sangat memegang peran penting dalam kesehatan?

Banyak dokter & para ahli yang menjelaskan tentang pentingnya seimbangnya pH yang melindungi kita dari dalam terhadap serangan luar. Kuman, virus & penyakit tidak dapat betahan lama dalam tubuh dengan pH yang seimbang.

Tapi mengapa pH bisa menjadi sangat penting bagi kesehatan?

Yang menyebabkan organisme yang tidak sehat dapat berkembang dan merusak jaringan serta organ tubuh kita adalah kondisi tidak seimbang dari pH tubuh yang bahkan dapat merusak sistem pertahanan tubuh.

Lalu kondisi pH seperti apa yang seimbang?
pH adalah singkatan dari ‘potential of hydrogen’. Itu adalah sebuah ukuran dari kondisi kadar asam atau basa dari cairan tubuh dan jaringannya.

Perhitungannya dari skala 0 sampai 14.
Semakin asam kondisi tubuh kita, semakin rendah juga kadar pHnya.
Semakin basa kondisi tubuh kita, semakin tinggi angka pHnya.
Kondisi seimbang dari pH tubuh adalah pada angka 7, dimana berada sedikit basa. Secara optimal, angka yang kita inginkan adalah 7.365. Angka-angka ini dapat berubah sepanjang hari, tapi batas normalnya sekitar 6 sampai 7.5.

Apa yang mempengaruhi pH tubuh?
Umumnya, ginjal kita berfungsi untuk mempertahankan kadar elektrolit, kalsium, magnesium, potasium dan sodium. Bila kita terkena asam, elektrolit ini digunakan untuk melawan keasaman. Tingkat keasaman yang tinggi memaksa tubuh kita untuk mengambil mineral dari tulang, sel, organ dan jaringan. Sel akhirnya kekurangan cukup mineral untuk membuang limbah dengan benar. Penyerapan vitamin terganggu oleh kehilangan mineral. Racun dan patogen menumpuk di dalam tubuh dan sistem kekebalan tubuh tertekan & menurun.

Lalu apa yang menyebabkan tubuh menjadi asam?

  • Minuman beralkohol dan penggunaan obat-obatan
  • Antibiotik yang terlalu banyak
  • Pemanis buatan
  • Pewarna makanan & pengawet
  • Stress yang berkepanjangan
  • Menurunnya kadar nutrisi pada makanan karena industri peternakan
  • Menurunnya tingkat serat pada pola makan
  • Kurang berolahraga
  • Daging & lemak pada makanan
  • Hormon pada makanan, produk kesehatan dan kecantikan
  • Paparan kimia dan radiasi pada komputer, telepon genggam, microwave & produk rumah tangga lainnya.
  • Pestisida & Herbisida
  • Polusi
  • Makan terlalu cepat tanpa dikunyah dengan benar
  • Makanan yang diproses & dimodifikasi

Efek dari kadar asam pada kesehatan:

  • Alergi, asma, mag & susah buang air besar
  • Mudah lelah
  • Flu yang seringkali terjadi
  • Kepala sering terasa pusing
  • Peradangan
  • Rasa sakit pada otot dan sendi
  • Masalah pada kulit
  • Berat badan bertambah

Pada jangka yang panjang, kadar asam dapat menyebabkan:

  • Arthritis
  • Kanker
  • Diabetes
  • Rasa sakit pada otot tanpa sebab
  • Penyakit jantung
  • Penyakit Auto-Immune (Multiple Sclerosis)
  • Osteoporosis
  • Stroke

Lalu bagaimana cara mendapatkan pH yang tepat?
Walaupun ada banyak sumber keasaman dan racun pada lingkungan kita, tetapi kontributor terbesar dari pH yang tidak seimbang adalah dari apa yang kita makan.

Buah dan sayuran mengandung potasium, penyaring alami terhadap keasaman. Sementara makanan hewani dan berlemak, serta makanan yang lama di proses akan menyempitkan pembuluh darah dan menyebabkan tubuh menjadi asam.

Makan terlalu banyak protein hewani menyebabkan asam sulfat terbentuk di dalam darah saat asam amino dipecah & diserap oleh tubuh, dan reaksi ini sangatlah berbahaya.

Produk susu hewani yang tinggi kalsium adlaah penyebab terbesar dari penyakit osteoporosis. Karena itu menyebabkan tubuh menjadi asam! Selain karena tubuh sulit untuk memecah kalsium yang dari produk hewani, aliran darah juga  menjadi asam, sehingga tubuh akan mengambil kalsium pada tulang (zat yang lebih bersifat basa) untuk menyeimbangkan tingkat pH pada tubuh. Jadi sebenarnya cara terbaik untuk mencegah osteoporosis (pengeroposan tulang) adalah dengan mengkonsumsi banyak sayuran hijau yang mengandung sifat basa (alkaline).

Namun masalah terbesar bukan pada terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang menyebabkan tubuh menjadi asam, tetapi kurangnya konsumsi makanan yang memberikan kadar basa (alkaline).

Makanan yang bersifat basa (alkaline):
Buah, jamur dan sayuran menghasilkan pH yang basa.
Yang anehnya, buah dengan rasa asam seperti lemon, jeruk bali dan tomat tidak menciptakan keasaman dalam tubuh. Mereka melakukan hal yang sebaliknya dan berkontribusi pada menciptakan tubuh yang basa (alkaline).

Makanan Mentah
Buah dan sayuran yang mentah sering disebut sebagai biogenic atau ‘pemberi kehidupan’. Tentunya sangat penting untuk dicuci bersih dengan air yang mengalir terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Sementara makanan yang terlalu lama dimasak akan membuang kadar mineral yang mengandung basa (alkaline).

Anda dapat juga membuat jus sayuran sendiri dengan bahan baku campuran sayuran hijau seperti daun pepaya dan daun beluntas yang mengandung basa (alkaline) dan klorofil. Klorofil memiliki struktur yang sama dengan darah kita dan menyebabkan darah menjadi basa.


Dari informasi yang kita pelajari ini, kita diingatkan bahwa memberikan kondisi yang tepat bagi tubuh sangatlah penting untuk membantu mempercepat proses penyembuhan, regenerasi sel, dll. Semuanya hanya dengan membawa kondisi pH tubuh kita pada posisi yang seimbang. Dan untuk mendapatkannya, semua pilihannya ada pada kita.