522272317-woman-with-gout-gettyimagesMengenal Gout & Solusinya

Gout adalah salah satu bentuk umum radang sendi/ arthritis. Penyebabnya adalah meningkatnya konsentrasi asam urat, produk akhir dari metabolisme Purin. Pada penderita gout, kristal asam urat ini menumpuk di persendian, tendon, ginjal dan jaringan yang lain sehingga menyebabkan peradangan serta kerusakan di berbagai tempat tadi.

Kita tentu sering dengar, orang yang terkena serangan gout, yang biasanya terjadi pada salah satu jempol kaki, mengakibatkan sakit yang luar biasa, konon rasa sakitnya paling menyakitkan diantara sakit radang sendi/ arthritis yang lain. Saat serangan mungkin juga disertai demam dan meriang. Kelebihan asam urat yang menumpuk pada ginjal juga bisa menyebabkan batu ginjal dan kerusakan ginjal yang lebih parah.

Penyebab gout.

Gout dibagi atas dua kategori, primer dan sekunder. Yang paling sering dijumpai adalah gout kategori primer yang mencakup sekitar 90% dan sisanya 10% adalah kategori sekunder.

Penyebab kenaikan serum asam urat pada gout kategori primer bisa dibagi tiga:

  • Akibat kenaikan sintesa (pembentukan) asam urat, ini yang paling sering dijumpai.
  • Akibat penurunan kemampuan tubuh mengeluarkan/ membuang asam urat, ini terjadi pada sekitar 30% penderita.
  • Akibat kelebihan produksi asam urat dan penurunan kemampuan membuang asam urat. Tidak banyak yang masuk kategori ini.

Penyebab kategori sekunder adalah dimana kenaikan asam urat disebabkan oleh kelainan pada fungsi tubuh lainnya, misalnya penyakit ginjal tertentu, pembelahan sel berlebihan, terapi diuretik pada penderita tekanan darah tinggi dan penggunaan aspirin dosis rendah juga dapat menyebabkan gout karena dapat menyebabkan menurunnya pembuangan asam urat.

Asam urat adalah molekul yang sangat tidak mudah larut. Pada keasaman darah (PH darah) 7.4 dan suhu badan normal, serum darah kita bisa menampung 6.4-7 mg/100 ml asam urat sebelum menjadi jenuh, lebih tinggi dari ini darah sudah tidak mampu menampung asam urat sehingga asam urat ini akan mengendap dan membentuk kristal ( disebut hiperurisemia) dan risiko gout meningkat .

Ada kalanya walaupun serum asam urat agak tinggi, namun tidak serta merta diikuti dengan meningkatnya penumpukan kristal asam urat di jaringan-jaringan tubuh, ini karena ada faktor tertentu yang tidak diketahui di serum darah yang menghambat pengendapan asam urat ini. Tapi jika serum asam urat sudah diatas 9 mg/ 100 ml maka kemungkinan terserang gout akan diatas 90%.

Pada kondisi keasaman tubuh yang lebih asam, pada PH darah 6 atau kurang, asam urat akan lebih tidak mudah larut sehingga lebih cendrung mengendap sehingga lebih memicu terbentuknya batu ginjal.

Terapi untuk gout.

Penderita gout akut biasanya akan diberi obat anti peradangan oleh dokter. Obat obatan tentu bukan jalan keluar permanen karena semua obat memiliki efek samping dan kadang berbahaya. Ada obat untuk menurunkan asam urat, tapi jangan coba menggunakannya pada saat serangan karena akan memperburuk keadaan.

Cara terbaik untuk mencegah gout adalah melalui pencegahan, berikut adalah cara alami mengatasi gout:

  • Turunkan berat badan bagi yang kegemukan. Kegemukan akan meningkatkan risiko terserang gout. Penurunan berat badan sendiri dapat secara siknifikan menurunkan serum asam urat. Kegemukan cendrung membuat sensitifitas insuin menurun, sementara untuk menangani gout, salah satu faktor penting adalah menjaga agar sensitif terhadap insulin.
  • Hindari faktor yang dapat meningkatkan pengendapan asam urat seperti menghindari minuman alkohol dan karbohidrat sederhana.
  • Hindari makanan yang mengandung purin tinggi: jeroan, daging sapi, daging cincang, kaldu daging, yeast yang biasa digunakan untuk membuat adonan kue/ bahan pengembang artinya harus menghindari roti manis, ikan-ikan kecil seperi teri, sardine, herring.
  • Makanan dengan purin sedang juga harus dijaga jangan dikonsumsi berlebih, seperti polongan kering, asparagus, bayam, jamur. Sementara purin sedang dari hewani sebaiknya dihindari, seperti ikan, seafood, daging ayam dan lainnya.
  • Hindari lemak berlebih, terutama lemak jenuh hewani. Lemak jenuh ini memiliki sifat untuk menahan asam urat.
  • Tidak boleh mengkonsumsi protein berlebih, karena protein berlebih akan menyebabkan sintesa asam urat meningkat.
  • Hindari atau kurangi karbohidrat sederhana, ganti dengan makanan dari karbohidrat kompleks. Karbohidrat sederhana bersifat meningkatkan produksi asam urat oleh tubuh.
  • Kurangi hingga minimal gula/ fruktosa dan jaga jangan kelebihan kalori.
  • Minum harus cukup agar supaya urine tetap encer/ tidak pekat dan dapat membantu pembuangan asam urat. Selain itu urine yang terlalu pekat cendrung akan meningkatkan risiko batu ginjal.
  • Tingkatkan makanan yang menyisakan abu alkalin (contoh jeruk lemon), artinya yang akan membuat tubuh lebih basa/ alkaline, karena tubuh yang alkaline akan membuat asam urat ini lebih bisa larut. Sebagai contoh pada kondisi keasaman PH 5.9, tubuh dapat membuang 302 mg asam urat perhari, sementara pada PH 6.5, kemampuan tubuh membuang asam urat naik jadi 413 mg.

Unsur nutrisi yang baik.

  • Lemak omega 3. Lemak omega 3 sangat berguna untuk mencegah peradangan seperti pada penderita gout. Sebaliknya lemak omega 6 yang banyak terdapat pada daging dan minyak sayuran seperti minyak jagung, minyak kedelai, minyak bunga matahari, dll bersifatmeningkatkan peradangan, itu sebabnya harus dihindari. Lemak omega 3 paling banyak terdapat di flaxseed atau chia seed.
  • Asam folat/ folic acid dapat menekan xanthine oxidase, enzym yang bertanggung jawab dalam produksi asam urat. Asam folat banyak terdapat di sayuran hijau.
  • Bioflavnoid quercetin
  • kolagen
  • . Banyak terdapat di sayuran seperti bawang bombay, paprika, brokoli, kale, daun ubi, sayuran hijau gelap, buah-buahan terutama yang berwarna merah atau ungu gelap seperti anggur merah, blueberries, blackberries, cherry, dll. Quercetin ini bermanfaat untuk menekan pembentukan asam urat oleh tubuh.
  • Makanan yang kaya akan vitamin C bermanfaat untuk pengeluaran asam urat dari ginjal, sebaliknya vitamin C dosis tinggi dari supplement dapat meningkatkan asam urat pada beberapa orang.
  • Jika mengkonsumsi supplemen Niacin dalam dosis tinggi, harus hati-hati karena niacin akan saling berkompetisi dengan asam urat untuk keluar/ dibuang dari tubuh.
  • Berjemur di matahari siang diantara jam 10-3 sore untuk mendapatkan vitamin D.
  • Pada saat awal serangan gout, makanlah hanya buah-buahan dan sayuran mentah selama beberapa hari. Makanlah buah berries seperti bluberries, strawberries, dan terutama cherries yang terkenal dapat menetralisir asam urat. Buah berwarna merah gelap dan ungu kaya dengan anthocyanidin, flavonoid yang baik untuk mencegah kerusakan collagen.
  • Beberapa tanaman herbal Indonesia terkenal untuk menurunkan asam urat ataupun untuk mencegah peradangan, beberapa diantaranya ialah:
    • Tempuyung/ jombang (daun dan akar 50 gram masak dengan air, untuk menghambat enzim xantin oksidasi yang menghasilkan asam urat),
    • Seledri (kaya kalium, anti radang), ekstrak biji seledri lebih efektif.
    • Sambiloto (anti radang),
    • kumis kucing (diuretik dan pelarut batu),
    • meniran ( daun 30 gram dimasak dgn 2 gelas air, kaya flavonoid quercetin, penghambat enzim xantin oksidasi, anti radang, diuretik),
    • jahe merah, kunyit, akar alang-alang, ceplukan, temu lawak, mengkudu, daun salam, sidaguri.
  • Ada beberapa pendapat yang menyarankan tidak minum air kelapa, kacang almond, nenas, padahal semua makanan ini rendah purin, asal tidak berlebih tidak ada masalah. Nenas juga adalah anti radang yang sangat baik.
  • Untuk menghindari gout, gaya hidup dan pola makan mutlak harus dirubah, tidak bisa hanya mengandalkan obat atau ramuan herbal saja.

Summary penyebab gout:

  • Meningkatnya konsumsi makanan mengandung purin. (sisa sampah hasil metabolisme purin adalah asam urat).
  • Meningkatnya produksi purine oleh tubuh. Tubuh bisa membuat purin sendiri dengan bahan baku CO2, Glisin, glutamin, asam asparat dan asam folat. (Ini paling berpengaruh karena purin dari makanan hanya menyumbangkan sekitar 10-20% dari keseluruhan asam urat.)
  • Adanya kerusakan enzym tertentu sehingga meningkatkan produksi purine, atau meningkatnya perputaran (turnover) purines, dimana sel-sel tubh yang telah rusak akan dihancurkan dan menghasilkan purin. Atau bisa juga peningkatan produksi purin karena penyakit tertentu seperti penyakit kanker, hemolytic anemia kronis, penggunaan obat kemoterapi, penyakit psoriasis.
  • Konsumsi high fructose yang banyak terdapat di minuman ringan dan makanan olahan.
  • Olah raga berlebihan sementara fungsi ginjal tidak benar.
  • Penurunan kemampuan ginjal untuk membuang asam urat karena berbagai sebab:
    • Penyakit ginjal tertentu.
    • Penggunaan obat-obatan tertentu.
    • Meningkatnya asam laktat(lactic acid) karena suka minum alkohol atau toxemia saat hamil.
    • Meningkatnya keton seperti pada penderita diabetes, atau mengikuti pola diet tinggi protein dan rendah karbohidrat, atau pada saat sedang puasa.
    • Keracunan timbal.