sb10067461g-001-girl-using-asthma-inhaler-side-view-gettyimagesMengatasi Asma Secara Alami

Asma adalah penyakit inflamasi (radang) kronis saluran pernapasan yang menyebabkan saluran pernapasan menjadi sempit akibat peradangan tadi. Asma menyebabkan nafas berbunyi ngik-ngik, sesak nafas, dada terasa berat dan batuk-batuk terutama malam menjelang dini hari. Gejala tersebut terjadi karena jalan nafas yang terhambat,

Asma menyerang semua usia, dan paling sering dimulai sejak sebelum umur 10 tahun. Semakin banyak yang menderita asma sekarang ini.

Ada beberapa pendapat mengapa asma berkembang dengan cepat yakni:

  • Bertambahnya tekanan terhadap sistem imunitas dsebabkan makin bertambahnya polusi di udara, air, pemicu alergen di rumah tangga dan makanan kita.
  • Terlalu awal dihentikannya pemberian asi dan terlalu awal diperkenalkannya makanan padat pada bayi.
  • Makin banyaknya zat-zat tambahanan dalam makanan yang memicu asma.
  • Kasus kegemukan yang makin bertambah.
  • Manipulasi genetika pada tanaman yang menyebabkan tanaman makanan ini makin memberikan efek alergi pada manusia..

Dalam penelitian di Inggris terhadap 448 anak, dari 243 anak yang divaksin pertusis (untuk mencegah batuk rejan/ batuk 100 hari), ada 26 yang didiaknosa menderita asma (10,69%), sementara dari 203 anak yang tidak di vaksin pertusis, hanya 4 yang menderita asma (1,97%)

Penyakit asma bisa dikatakan sebagai penyakit yang memiliki banyak sekali faktor penyebab dan disebabkan oleh interaksi yang kompleks antara lingkungan dan faktor genetik, itu sebabnya tidak mudah mencari penyebab sesungguhnya pada setiap orang. Cara terbaik untuk terbebas dari asma adalah mengenali faktor-faktor apa saja yang dapat memicu asma pada masing-masing orang dan berusaha untuk menghindari dari faktor-factor pemicu tadi.

Anda tidak bisa mengharapkan adanya satu pil ajaib yang bisa menyembuhkan asma ini, tapi dengan pengendalian terhadap berbagai faktor risiko tadi, kemungkinan untuk kambuh dapat ditekan menjadi amat kecil. Faktor-faktor pemicu dan makanan alami yang dapat membantu mengatasi asma inilah yang ingin kami bagikan pada saudara saat ini.

Ada dua kategori utama asma, ekstrinsik dan intrinsik:

Asma Ekstensik atau asma atopik, biasanya dianggap sebagai kondisi alergi dengan karakteristik meningkatnya IgE – satu antibodi yang dibuat oleh sel darah putih dan akan terikat pada sel-sel spesialis darah putih yang dikenal dengan nama sel mast yang akan menyebabkan dilepaskannya senyawa histamin.

Asma Intrinsik, berhubungan dengan reaksi bronkial, satu bagian dari saluran pernapasan yang bukan disebabkan oleh karena alergi, tetapi oleh faktor-faktor lain seperti bahan kimia tertentu, udara yang terlalu dingin, olah raga, infeksi dan stress. Jenis ini dalam bahasa awam dikenal sebagai bengek.

Tentu saja ada juga orang yang menderita asma karena gabungan dari kedua jenis asma ini.

Baik faktor intrinsik maupun ekstrinsik sama-sama memicu sel mast pada tubuh kita untuk melepaskan senyawa kimia yang akan menyebabkan peradangan/ inflamasi yang menjadi simptom asma, senyawa kimia itu adalah histamine dan leukotrienes. Kedua senyawa inilah yang memicu sebagian besar reaksi alergi pada penderita asma. Beberapa leukotrienes bahkan bisa 1000X lebih potensial dari histamine sebagai stimulator penyumbatan saluran pernapasan.dan alergi.

Terapi yang perlu diperhatikan.

Hal paling utama adalah mengurangi faktor pemicu alergi, ada dua sumber pemicu, yaitu pemicu alergi dari udara dan alergi dari makanan.

Alergen dari udara, yang utama adalah serbuk tanaman, bulu/ dander binatang peliharaan dan debu tungau/ dust mite. Langkah utama yang harus dilakukan adalah menjaga kebersihan udara dalam rumah, jangan pelihara binatang seperti anjing, kucing dalam rumah, jangan menggunakan karpet, bersihkan kasur, bantal guling setiap minggu. Tanaman pembersih udara dan sistem ventilasi ruangan yang baik perlu dipertimbangkan. Beberapa hari yang lalu muncul berita bahwa larangan merokok di tempat umum di beberapa kota di Amerika telah menurunkan kasus asma cukup siknifikan.

Alergen dari makanan, dapat menimbulkan reaksi seketika maupun reaksi tertunda beberapa saat hingga bahkan sampai seminggu, yang tertunda ini yang sering tidak terdeteksi.

Yang memicu reaksi alergi seketika umumnya adalah: telur, ikan, seafood seperti udang, kepiting, dll, kacang tanah dan kacang yang lain.

Makanan yang memicu reaksi alergi yang tertunda umumnya adalah: susu, coklat, gandum, sitrus, pewarna makanan. Anda bisa membuat catatan dan percobaaan terhadapa setiap jenis makanan satu persatu untuk melihat makanan apa yang memicu alergi tertunda ini.

Pemicu alergi yang sering terjadi adalah akibat bertumbuhnya jamur candida albicans dalam usus secara berlebihan dan ini sering terjadi pada orang yang terlalu banyak makan karbohidrat sederhana berlebihan, seperti gula dan tepung-tepungan serta terlalu banyak makan daging. Kelebihan jamur candida merusak sistem pencernaan dan menyebabkan lebih banyak protein yang tidak tercerna secara sempurna masuk kedalam aliran darah sehingga lebih meningkatkan potensi alergi.

Beberapa zat tambahan makanan seperti zat pewarna buatan tartrazine dan pengawet buatan benzoate, sulfur dioxide dan sulfite berpotensi menyebabkan serangan asma pada sejumlah orang.

Garam dapat meningkatkan reaksi saluran pernapasan dan kematian akibat asma, oleh karena parahnya asma sangat berkolerasi dengan banyaknya konsumsi garam, maka penderita asma sebaiknya menjaga benar konsumsi garam seminimal mungkin.

Hindari es krim dan minuman yang terlalu dingin karena dapat menimbulkan shock saluran pernapasan.

Apa makanan yang baik untuk penderita asma?

Banyak penelitian menunjukkan bahwa orang yang banyak mengkonsumsi buah dan sayur memiliki risiko yang rendah terkena problem pernapasan termasuk asma. Buah dan sayuran yang kaya akan antioksidan sangat bermanfaat untuk mencegah asma.

Dalam percobaan jangka panjang terhadap sejumlah penderita asma dan perubahan pola diet menjadi vegan, yaitu tidak mengkonsumsi daging hewani sama sekali termasuk semua produk susu dan telur didapati mereka mengalami perbaikan yang sangat siknifikan pada 92% penderita. Hasil yang siknifikan baru terlihat pada mereka yang mengikuti selama setahun, walaupun sebanyak 71% penderita sudah mengalami kemajuan dalam masa empat bulan.

Selain vegan, mereka juga tidak diperkenankan minum kopi, teh, coklat, gula dan garam. Kedelai dan kacang polong serta kentang dibatasi, buah apel dan sitrus dibatasi, gandum tidak diperbolehkan dan padi-padian yang lain dibatasi.

Apa yang ingin dicapai dari diet ini adalah:

  • Menghindari makanan-makanan yang berpotensi memicu alergi.
  • Menghindari sumber asam arakidonat yang hanya ada pada produk hewani dan yang sangat meningkatkan peradangan dan memicu asma, serta turunan dari asam arakidonat yaitu leukotrines yang memicu reaksi alergi pada penderita asma.

Diet vegan sendiri sangat meningkatkan kualitas kesehatan secara keseluruhan, dan menurunkan biaya pengobatan asma bagi penderitanya.

Nutrisi penting:

Antioksidan. Kasus asma yang tinggi juga bisa dijelaskan karena konsumsi antioksidan yang semakin menurun dalam beberapa tahun belakangan ini. Zat antioksidan ini diantaranya adalah beta carotene, vitamin A,C, E dan mineral zinc, selenium dan copper. Penderita asma akut biasanya memiliki serum antioksidan yang rendah. Carilah makanan alami dari buah dan sayuran serta nuts yang kaya antioksidan.

  • Beta carotene: Ubi kuning, wortel, bayam, kol, labu, sayuran hijau,dll
  • Vitamin C Pepaya, jambu biji, paprika, brokoli, nenas, strawberry, dll
  • Vitamin E: biji bunga matahari, almond, bayam, alpukat, asparagus, dll
  • Zinc: wijen, biji labu, lentil, garbanzo, kacang mede, quinoa, dll (kacang harus dimakan mentah.)
  • Selenium: kacang brasil (sangat tinggi, tidak boleh terlalu banyak),spaghetti, couscous, kedelai, biji bunga matahari, dll.
  • Copper/ tembaga ada dimakanan diatas umumnya.

Flavonoid, adalah pigment yang memberi warna cemerlang merah, kuning dan oranye pada tanaman. Zat yang memberi warna ini kaya dengan zat phytokimia kompleks yang berkhasiat obat.Salah satu flavonoid utama untuk mengatasi asma adalah quercetin. Buah dan sayuran yang kaya quercetin umumnya kulitnya berwarna merah, contoh anggur merah, blueberries, blackberries, dll. Ada juga ekstrak biji anggur (grape seed), ekstrak pine bark (Pygnogenol) atau ginkgo biloba yang akan lebih efektif lagi jika telah dimodifikasi dengan enzym untuk menghasilkan quercetin yang lebih mudah diserap tubuh.

Bawang putih dan bawang bombay juga kaya quercetine yang sangat baik untuk mengurangi peradangan.

Carotenes adalah antioksidant yang sangat kuat, berfungsi untuk memperkuat dinding saluran pernapasan dan mengurangi pembentukan leukotriene penyebab peradangan. Salah satu carotenoid yang penting adalah lycopene yang terdapat di tomat (sebaiknya dimasak/ di blender untuk meningkatkan ketersediaan lycopene). Lycopene dapat menekan reaksi alergi di saluran pernapasan dan menekan pengeluaran mukosa di saluran pernapasan.

Vitamin B12 (supplement) untuk membantu pernapasan lebih baik, tidur lebih baik.

Magnesium. Dunia kedokteran menggunakan suntikan magnesium untuk menangani serangan asma akut karena magnesium dapat membuat otot saluran pernapasan lebih rileks.

Magnesium: Biji labu, bayam, kedelai, wijen, kacang hitam, quinoa, mede, biji bunga matahari, dll.

Vitamin D. Kekurangan vitamin D menyebabkan reaksi saluran pernapasan yang meningkat, mengurangi fungsi paru-paru dan memperburuk kondisi asma

Dalam satu penelitian di Jepang,didapati bahwa kecukupan vitamin D dapat mengurangi serangan asma hingga 83%.

Berjemur di siang hari antara jam 10-3 selama 20-30 menit sangat efektif meningkatkan serum vitamin D. jika tidak memungkinkan, bisa menggunakan supplement vitamin D3 atau D2 bagi vegan.

Lemak Omega 3.

Penelitian pada anak-anak yang mengkonsumsi ikan lebih dari sekali dalam seminggu menunjukkan mereka hanya memiliki 1/3 risiko menderita asma dibanding anak yang tidak konsumsi ikan secara teratur. Kita tahu bahwa yang bermanfaat dari ikan itu adalah lemak omega 3. Omega 3 yang tinggi dibanding omega 6 bermanfaat untuk mengurangi produksi leukotrienes yang memicu alergi dan inflamasi.

Tapi kita juga ingat bahwa ikan laut di zaman sekarang sangat tercemar dan justru berpotensi memicu alergi, disamping kebanyakan ikan yang kaya omega 3 seperti ikan salmon lebih dari 90% adalah hasil ternak yang diberi makanan palet yang pada akhirnya lemak ikan ini malah terlalu tinggi omega 6 dan sangat mengurangi manfaat omega 3 (rasio omega 3:6 yang tidak ideal ). Sebagai pengganti, kami selalu menyarankan konsumsi Flaxseed atau chia seed karena keduanya memiliki kandungan omega 3 paling tinggi.

Sesekali menjalani detoksifikasi untuk mengurangi racun yang tertimbun dalam tubuh, mengurangi mukosa yang berlebihan. Untuk program detox bisa menghubungi kami.

Air.

Menurut seorang dokter  asal Iran Amerika yang mengarang buku “You are not sick, you’re thirsty”, mengatakan air minum yang cukup dapat mencegah asma.

Herbal.

Penggunaan Ma Huang cukup efektif untuk asma ringan dan sedang, namun harus hati-hati karena Ma Huang sama seperti obat herbal yang lain bisa berbahaya jika digunakan berlebihan

Daun Ivy (Hedera helix) banyak digunakan di Eropa dalam bentuk expectorant.

Licorice digunakan sebagai anti peradangan dan anti alergi.

Olah raga sangat bermanfaat mencegah asma, tapi jika mengalami sesak napas setiap kali olah raga, bisa coba mengonsumsi vitamin C satu jam sebelum olah raga. Ingat untuk tidak olah raga berlebihan, jalan kaki atau berenang adalah olah raga terbaik.

Ada kemungkinan juga konsumsi garam teralu tinggi dapat menyebabkan serangan asma setiap kali berolah raga.