Beberapa Fakta tentang Autoimmune:

  • Terdapat lebih dari 100 jenis

  • Meningkat setelah perang dunia ke 2, dimana tanah semakin gersang dan industri mulai menggunakan pestisida dan bahan kimia.

  • Perempuan lebih banyak terserang penyakit auto immune, sementara pada pria kebanyakan terserang diabetes.

 

Jenis-jenis Autoimmune:

Jenis yang umum di Indonesia adalah

1. Psoriasis

2. Lupus

3. Vitiligo

4. Lichen Planus

5. Sjogren syndrome

Definisi dari penyakit Auto-Immune: kondisi akibat respon immune yang tidak normal dan menyerang bagian tubuh yang normal.

Kenapa bisa salah menyerang? Moleculer minicry terjadi pada tubuh, karena ada bentuk protein yang mirip sehingga yang seharusnya menghancurkan patogen justru malah menempel dan merusak bagian tubuh yang lainnya.

Apa yang menyebabkan?

  • Predisposisi Genetik; namun ini tidak bisa kita ubah.

  • Faktor lingkungan (termasuk infeksi)

  • Lambung

Namun perlu kita ingat, pada saat penyakit autoimmune ini telah terjangkit bertahun-tahun, sehingga saat dideteksi kadang sudah terlambat.

Salah satu ciri Autoimmune adalah darah yang mengental, dimana sel darah saling menempel menyebabkan tingginya ESR.

Hubungan antara Autoimmune dan Lambung:

1. Genetik

Kita tidak akan berbicara tentang genetik karena inilah hal yang tidak bisa dihindari.

2. Lingkungan

  • Kita perlu sadari bahwa lingkunan kita tidak sehat. Begitu banyak logan berat, stress dan obat-obatan kimia.

  • Bakteri, virus, jamur dab parasit

  • Silicon implant, benda asing yang berbahaya bagi tubuh

  • Aluminiun hydroxide pada vaksin

  • Rokok menyebabkan perubahan pada sel – sel alveolus pada paru2.

  • Epstain bar virus, infeksi laten yang umumnya terjadi melalui berciuman.

3. Imunitas Mukosa

Setelah perang dunia ke 2, cara produksi bahan makanan sangat berubah.

  • Dengan adanya bibit “unggul” yang GMO.

  • Pestisida, insektisida, logan berat, arsen pada kosmetik, pewarna makanan, pengawet, dll.

  • Wadah makanan dari plastik – Bisphenol A

  • Obat-obatan lambung juga berkontribusi karena mengganggu bakteri pada lambung dan usus.

4. Bakteri di Usus

Usus panjangnya 200 meter persegi, paling banyak kontak dengan sistem kekebalan tubuh.

Jumlah bakteri di tubuh lebih banyak daripada sel tubuh kita. Lebih banyak dari gen manusia.

Makanan tinggi lemak dan protein akan mengubah Prevotella sp (tinggi bila konsumsi karbohidrat) menjadi Bakterioides sp.

Tubuh kita memiliki dinding pembuluh darah, yang menjadi perisai agar tidak diserang oleh patogen. Tapi karena protein dan lemak asing itu bisa masuk ke sela-sela sel asing, maka ia akan dapat menembus ke dinding pembuluh darah sehingga dapat merusak bahkan ke salam sel tubuh kita.

5. Mikrobiota Usus

Apabila kita mengkonsumsi sayur, maka dalam 8 jam akan selesai dicerna, tapi apabila kita mengkonsunsi daging, maka bakteri aneh akan muncul karena buangan kita belum dibuang.

Microbiota usus dipengaruhi oleh:

  • Motolitas saluran pencernaan

  • GIT transit time

  • Obat2an yang dikonsumsi (antasida, antibiotik, NSAID, rokok, alkohol)

  • Peredaran darah di mukosa usus

  • Fungsi ginjal

Bila ada gangguan mikrobiota akan menyebabkan gangguan pencernaan

Celiac disease -> diabetes tipe 1 -> Hashimoto tyroid

Penelitian pada tikus:

Diberi makanan tinggi lemak dan protein. Microbiota berubah menjadi Bacteroides sp. Menyebabkan tikus jadi gemuk.

Kenapa? Karena ada faktor perubahan microbiota pada usus.

Microbiota mengubah fungsi otak.

Stress akan mengubah komposisi microbiota usus akan meningkatkan Bacteroides sp sehingga dapat merusak fungsi otak.

 

Sejak kapan ada gangguan microbiota?

  • Segera sejak lahir, terutama jika lahir secara cesar dimana ruangan yang hypotesis hygyine di rumah sakit.

  • Lahir secara cesar dan bukan normal. 1

  • Minum susu sapi dan bukan asi

Bagaimana mengatasi Auto Immune?

  • Stop stress

  • Stop Rokok

  • Stop konsumsi Gluten

  • Stop Protein hewan dan susu

  • Stop Makanan kalengan atau diawetkan

  • Stop makanan yang mengandung Logam berat (ikan dan sea food)

  • Herbal supplements; walaupun disebutkan mengandung bahan alami yang dikapsul.

  • Stop konsumsi alkohol

  • Kurangi penggunaan gula

  • Stop konsumsi Susu; karena sangat banyak masalah yang terkandung didalamnya, selain karena susu pada zaman modern ini telah terkait dengan nanah dari sapi yang terus diforsir untuk merasa bahwa dirinya sedang hamil, hal lainnya juga adalah karena mengandung IGF-1 yang sangat erat kaitannya dengan penyebab dari penyakit kanker.

  • Kurangi penggunaan garam yang tinggi

  • Konsumsi makanan yang mengandung potasium dan kalium

Lalu dimana terdapat potasium?

Pada sayur dan buah

Biarlah artikel ini dapat menjadi pengingat bagi kita untuk tetap hidup sehat dan terus menjadi berkat bagi setiap orang.