Jantung kita sebesar kepalan tangan, didekat dada. Pada bagian bilik kiri jantung bertugas untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Penyakit jantung adalah penyakit yang paling tinggi tingkat kematiannya di dunia.

Berikut ini adalah beberapa fakta tentang Jantung:

  • Seperti pompa air

  • Mulai berdenyut di umur 22 hari

  • Berdenyut lebih dari 70x per menit, 35 juta kali per tahun, 2 triliun kali seumur hidup.

  • Tidak berhenti memompa walau disaat kita sedang tidur.

  • Jantung digerakan oleh otot sehingga sangat penting agar dijaga dengan berolahraga agar tetap optimal.

  • Memompa lebih dari 227 juta liter darah seumur hidup.

  • Hampir 2600 orang di Amerika mati per hari karena penyakit jantung.

Kita mengenal kata “arterio-sklerosis”

Arteri: pembuluh darah arteri

Sklerosis: pengerasan

Sehingga arteriosclerosis adalah penyakit yang disebabkan oleh karena terjadinya pengerasan pada pembuluh darah.

Pengerasan ini bukan terjadi dalam 1/2 hari, tetapi tertimbun dari sejak kecil. Sehingga sangat penting bagi kita untuk memperhatikan apa yang kita makan serta pola hidup kita.

Banyak orang berfikir bahwa yang penting makan enak dan biarkan obat yang bekerja untuk membakar lemak dan mengobati jika sudah sakit.

Tapi ini adalah prinsip yang salah, karena setiap makanan yang kita makan akan diproses oleh tubuh dan diserap di setiap sel tubuh kita. Jadi jika kita masukan yang tidak baik, maka akan memiliki dampak yang negatid bagi tubuh.

Penyakit Jantung adalah penyakit gaya hidup, jadi kita perlu perhatian pola hidup

kita, olahraga dan gerak badan setiap harinya, dll.

Apakah penyakit jantung hanya untuk orangtua? Berdasarkan penelitian dari Cleaveland Clinic, USA: 1 dari 6 orang muda usia dibawah 20 tahun terkena serangan jantung dan 1 dari 3 orang muda di usia diatas 20 tahun terkena serangan jantung.

 

Faktor Resiko Klasik penyebab penyakit Jantung:

  • Umur

  • Jenis kelamin (Kebanyakan resiko pada pria, tapi disaat wanita sudah menopause, resikonya sama pada wanita juga.)

  • Perokok baik aktif ataupun pasif.

  • Diabetes

  • Kolesterol

  • Hipertensi / Tekanan darah tinggi

Namun bukan hanya itu saja, tetapi berdasarkan penelitian, ada juga faktor resiko terbaru mengenai apa yang menjadi penyebab dari penyakit jantung.

 

Faktor lain yang menyebabkan penyakit jantung:

  • Inflamasi / Peradangan: bukan sekedar radang tenggorokan, tapi peradangan yang meluas di tubuh dapat menjadi penyebab oenyakit jantung, alzhaimer serta berbagai penyakit lainnya.

  • Darah yang kental: karena darah yang kental akan lebih sulit untuk dialirkan ke seluruh tubuh, sehingga jantung sebagai pemompa darah akan bekerja lebih keras.

  • Homocysteine yang tinggi: disebabkan oleh kurangnya nutrisi dalam tubuh. Maka dari itu saat kita makan, kita perlu perhatikan gizi kita, bukan hanya sekedar untuk kenyang. Selain penyakit jantung, dapat juga menyebabkan komplikasi kehamilan, diabetes, alzhaimer, dll.

  • Kurangnya aktivitas fisik: jika dalam satu hari kita lebih banyak duduk, maka resiko penyakit akan lebih tinggi.

  • Sarapan dengan gizi seimbang agar tidak ngemil dan makan junk food di siang hari ataupun malam harinya.

  • Kegemukan & Obesitas: kegemukan adalah disaat tinggi badan dan berat badan kita tidak proporsional. Sementara obesitas adalah kondisi dimana lemak berlebihan dalam tubuh. Kadang penumpukan pada sekitar perut, kadang pada pinggul. Namun yang jauh lebih berbahaya adalah jika lemak menumpuk pada perut.

Salah satu cara terbaik mengukurnya adalah dengan menghitung tinggi badan dibagi 2 dan usahakan agar jumlahnya seimbang dengan lingkar pinggang kita.

Maka dari itu sangat penting untuk melatih otot, sekalipun kita sudah berumur untuk melatih otot. Karena jika tidak dilatih maka akan hilang dan berubah menjadi lemak.

Berbicara tentang diet dan Hati-hati dengan metode diet modern saat ini karena ada banyak yang mengurangi karbohidrat, padahal karbo sangat penting untuk memberikan energi dalam tubuh dan meningkatkan kerja otak.

Hal lain yang penting untuk menjaga agar terbebas dari penyakit jantung adalah dengan berolahraga.

Salah satu metode menghitungnya adalah: 220 – usia kita = maksimum detak jantung yang perlu dipertahankan.

Seorang atlit akan memiliki detak jantung yang efisien. Sehingga walaupun dipacu, akan tetap memiliki detak jantung yang normal, sehingga tidak cepat menjadi lelah.

 

Hal penting yang perlu diperhatikan:

  1. Frekuensi (seberapa sering dilakukan)

  2. Intensitas

  3. Durasi

  4. Jenis olahraga

Hal lain yang dapat mencegah dan memulihkan dari penyakit jantung adalah kandungan nutrisi.

Karbohidrat

Di negara Indonesia, nasi merupakan makanan utama yang harua kita konsumsi. Namun perhatikan perbedaan antara nasi putih dan yang pecah kulit. Pada nasi putih di gambar sebelah kanan, sudah tidak ada lagi nutrisi vitamin dan mineralnya. Sehingga sangat umum bagi yang mengkonsumsi nasi putih untuk lebih mudah lapar dan menyebabkan kurangnya nutrisi.

Selain daripada karbohidrat, nutrisi yang perlu kita perhatikan juga adalah serat.

Kita sering berfikir bahwa pada buah tidak terdapat serat tapi walaupun tidak terlihat seperti pada sayuran, tapi bahkan pada apel dan jeruk sangat tinggi serat.

Justru pada daginglah tidak terdapat serat, walaupun sepertinya ada serat pada daging tersebut, tapi bukanlah serat melainkan urat.

Hal lain yang perlu dihindari karena mengenyangkan tapi tidak bernutrisi adalah high fructose corn syrup. Kandungan ini banyak terdapat pada kebanyakan produk makanan hasil industri di supermarket.

Bagian lain yang penting dalam nutrisi adalah lemak. Dan perlu kita ketahui adalah ada 3 jenis lemak, lemak yang baik dan dibutuhkan tubuh, lemak jenuh dan trans fat.

Lemak jenuh sangat berbahaya bagi tubuh apalagi trans fat. Jadi walaupun snack yang kita beli bertuliskan vegetable food, tapi kita perlu periksa kandungannya.

 

Trans fat menyebabkan:

  • Menurunkan lemak HDL

  • Meningkatkan LDL

  • Meningkatkan trigliserit

  • Memperbanyak resistensi insulin

  • Meningkatkan pengumpalan darah

Jika sudah terjadi penggumpalan darah, maka akan terjadi penyakit jantung. Jika penggumpalan di kaki, akan membuat kaki terasa sakit, begitu juga jika penyumbatan terjadi di daerah lainnya.

Dan jika penggumpalan ini pecah akan terjadi yang disebut penyakit stroke.

Terdapat 2 jenis protein, digolongkan atas protein hewani dan nabati. Kita telah membahas mengenai dampak buruk dari lemak pada protein hewani.

Protein nabati, terdapat pada kacang-kacangan serta sayuran berwarna hijau gelap.

Berikut ini adalah beberapa makanan dan hal penting yang dapat menurunkan kadar homocysteine kita. Usahakan untuk bervariasi setiap hari dengan porsi yang seimbang.

Semoga melalui artikel kesehatan ini dapat menolong kita untuk tetap sehat, juga akan mencegah dan memulihkan penyakit jantung yang mungkin Anda atau sahabat Anda hadapi.